Hai guys, apa yang akan kamu
rasakan ketika kau sedang bierbicara dengan kedua orang tuamu dan mereka
tiba-tiba bertanya kapankah kau akan memberikan cucu kepada mereka.
Hmm,,, shock, bingung, gak nyangka,
dan lucu. Coba bayangkan dech. Tak ada angin tak ada hujan, tapi mereka bertanya
seperti itu.sekarang kita pikirkan dulu, sebelum memberikan cucu pastinya harus
ada pendampingnya dong yang notabenenya adalah seorang laki-laki/suami. Bagaimana
mau ngasih cucu kalau pacar aja aku gak punya.
Padahal mereka tau kalau aku
masih bersekolah di pesantren yang terpisah dari kaum adam dan pastinya kita
semua tau bahwa susah sekali jika ingin berinteraksi dengan laki-laki. Lagipula
aku juga kurang suka sama yang namanya pacaran. Kayaknya gimanaaa,,, gitu. Dalam
ilam kan memang gak ada pacaran. Adanya juga ta’aruf, dan aku juga pengen kayak
gitu. Pernah aku bilang sama ortu buat nyariin cwo buat aku tapi mereka nolak. Mereka
bilang “udah, kamu saja yang cari. Kita mah Cuma terima jadi aja”. Dikira bikin
cucu gak ada prosesnya, seperti membalikan telapak tangan begitu???
Sebenarnya apa sich yang dipikirkan
orangtuaku itu…
Kamu tau? Terkadang aku suka
berpikir dimana aku mendapatkan seorang pendamping tanpa pacaran, lewat ta’aruf.
Aku harap sich bisa ya amiiien,,,,



0 komentar:
Posting Komentar