Kita sudah sering
sekali mendengar keutamaan-keutamaan menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Salah
satunya yaitu pada Yaumul Mizan (hari
perhitungan) nanti, umat Nabi Muhammad SAW dulu-lah yangyang akan di hisab.
Alangkah beruntungnya kita karena kita adalah ummat Nabi Muhammad SAW. Tapi
sungguh disayangkan karean tak semua orang yang tahu akan keutamaan-keutamaan
ini menjadi termotivasi untuk beribadah dalam menggapai Ridho sang Illahi.
Betapa meruginya kita
jika menyia-nyiakan hidup yang hanya sekali ini hanya untuk berfoya-foya
semata. Seharusnya kita memanfaatkan semua yang kita punya sebaik mungkin. Oke,
bolehlah jika kita menyukai dunia asalkan tahu batasan-batasannya.
Tahukah kau sobat,
Nabi Adam AS pun sampai cemburu kapada Ummat Nabi Muhammad SAW seperti yang
dikutip dari kitab Nashaihul Ibad :
Sa’ad Bin Hilal ra
pernah berkata “bila manusia (ummat Nabi Muhammad) berbuat dosa, maka Allah
tetap memberikan 4 anugerah kepadanya, Yaitu:
1. Dia tidak
terhalang untuk mendapatkan rizki.
2.Dia tidak
terhalang untuk mendapatkan kesehatan badan.
3. Allah
tidak akan memperlihatkan dosanya semasa di dunia
4.Allah
tidak menghukumnya di dunia.
Diriwayatkan bahwa
Nabi Adam AS telah berkata : “Allah member 4 macam kemuliaan kepada ummat yang
tidak Allah berikan kepadaku, yaitu:
1.Allah menerima
tobatku di Mekkah, sedangkan ummat Muhammad di terima tobat-nya di tempat
manapun.
2.Ketika aku
melakukan dosa, Allah menghilangkan pakaianku seketika, sedangkan ummat
Muhammad tetap diberi pakaian meskipun mereka durhaka terhadap Allah.
3 3.Ketika aku
berbuat dosa, Allah memisahkan aku dengan istriku, sedangkan ummat Muhammad
ketika berbuat dosa tidak dipisahkan dengan istrinya.
4 4.
Aku berbuat
dosa di surga, lalu Allah mengusirku ke dunia, sedangkan ummat Muhammad berbuat
dosa di luar surga, lalu Allah memasukkan mereka ke surga bila mereka mau
bertaubat.”
Manusia adalah
tempatnya salah dan dosa, tak ada manusia yang suci 100%. Coba bayangkan jika
ummat Nabi Muhammad harus pergi ke Mekkah dulu agar bias diampuni dosanya oleh
Allah, pasti kita akan repot. Maka dari itu kita harus bersyukur kepada Allah
dengan segala kemudahan dari-Nya untuk kita (ummat Nabi Muhammad)


