CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 29 Juli 2012

IMAMAH Full Of Tears


Menjadi siswi kelas akhir di PM UQI itu ada susah dan enaknya. Well, kali ini aku mau berbagi cerita tentang waktu-waktu IMAMAHku. FYI (For Youth Info) imamah adalah ujian prektek ibadah dimana bahan ujiannya itu adalah praktek sholat wajib, jenazah & doanya, shalat idain, hafalan doa tahajud, dhuha, istikharah, tahlil, dll. Dan ini adalah ujian lisan yang menjadi syarat kelulusan.
                Tahukan kau kawan bagaimana rasanya bekerja dibawah tekanan karena seorang yang
berharap terlalu tinggi padamu?. Ya, itulah yang kurasakan selama ujian imamah ini. Guru yang membimbingku sangat berharap banyak padaku karena aku berasal dari kelas IPA. Padahal tak semua anak IPA itu pintar dalam menghafal, terlabih lagi dalm hafalan bahasa arab. Aku benar-benar tertekan, aku berjuang keras  untuk menghafal dengan semua waktu yang ku punya bahkan tidurpun hanya 1-2 jam saja. Tapi hasilnya tetap sama. Aku tak begitu lancar menghafalnya.
                Setiap kali aku mengulang hafalanku rasanya itu menguap begitu saja. Terkadang aku termenung, mengapa sangat sulit bagiku untuk mengafal. Apakah dosaku yang sudah terlalu besar? atau Apakah aku terlalu lalai kepada-Nya?. Tak jarang aku menangis karena merasa tak berdaya. Teman-temanku yang dari IPS saja bisa menghafal dengan baik kenapa aku tidak!.
                Akhirnya itba, aku tak bisa terus menunda untuk yang ke-3 kalinya karena banyak teman yang tak sabar untuk diuji setelahku. Akupun bertekat, bisa tak bisa aku harus ujian, apapun hasilnya akan ku terima karena tidak pernah aku berjuang sekeras ini sebelumnya.
                At least, banyak sekali hikmah yang bisa kuambil dari dari ujian imamah ini karena aku merasa lebih dekat kepada Allah akan dosa-dosa yang lalu. Betapa tak berdayanya diriku ini tanpa bantuanNya. Semoga ujian ini tak hanya sebatas dihafal saja, namun dapat bermanfaat didunia maupun akhirat. Amiiin.

0 komentar:

Posting Komentar