CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 12 November 2012

Nabi adam-pun cemburu


  Kita sudah sering sekali mendengar keutamaan-keutamaan menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Salah satunya yaitu pada Yaumul Mizan (hari perhitungan) nanti, umat Nabi Muhammad SAW dulu-lah yangyang akan di hisab. Alangkah beruntungnya kita karena kita adalah ummat Nabi     Muhammad SAW. Tapi sungguh disayangkan karean tak semua orang yang tahu akan keutamaan-keutamaan ini menjadi termotivasi untuk beribadah dalam menggapai Ridho sang Illahi.

  Betapa meruginya kita jika menyia-nyiakan hidup yang hanya sekali ini hanya untuk berfoya-foya semata. Seharusnya kita memanfaatkan semua yang kita punya sebaik mungkin. Oke, bolehlah jika kita menyukai dunia asalkan tahu batasan-batasannya.
  Tahukah kau sobat, Nabi Adam AS pun sampai cemburu kapada Ummat Nabi Muhammad SAW seperti yang dikutip dari kitab Nashaihul Ibad :
  Sa’ad Bin Hilal ra pernah berkata “bila manusia (ummat Nabi Muhammad) berbuat dosa, maka Allah tetap memberikan 4 anugerah kepadanya, Yaitu: 

        1. Dia tidak terhalang untuk mendapatkan rizki. 
        2.Dia tidak terhalang untuk mendapatkan kesehatan badan.
        3. Allah tidak akan memperlihatkan dosanya semasa di dunia
        4.Allah tidak menghukumnya di dunia. 

Diriwayatkan bahwa Nabi Adam AS telah berkata : “Allah member 4 macam kemuliaan kepada ummat yang tidak Allah berikan kepadaku, yaitu:
         1.Allah menerima tobatku di Mekkah, sedangkan ummat Muhammad di terima tobat-nya di tempat manapun.
     2.Ketika aku melakukan dosa, Allah menghilangkan pakaianku seketika, sedangkan ummat Muhammad tetap diberi pakaian meskipun mereka durhaka terhadap Allah.
3      3.Ketika aku berbuat dosa, Allah memisahkan aku dengan istriku, sedangkan ummat Muhammad ketika berbuat dosa tidak dipisahkan dengan istrinya.
4      4. Aku berbuat dosa di surga, lalu Allah mengusirku ke dunia, sedangkan ummat Muhammad berbuat dosa di luar surga, lalu Allah memasukkan mereka ke surga bila mereka mau bertaubat.”
  Manusia adalah tempatnya salah dan dosa, tak ada manusia yang suci 100%. Coba bayangkan jika ummat Nabi Muhammad harus pergi ke Mekkah dulu agar bias diampuni dosanya oleh Allah, pasti kita akan repot. Maka dari itu kita harus bersyukur kepada Allah dengan segala kemudahan dari-Nya untuk kita (ummat Nabi Muhammad)

0 komentar:

Posting Komentar