“all great people in the world are
book worm”
Kalimat itu memang benar, coba dech
kita lihat presiden pertama kita Ir. Soekarno, beliau adalah seorang yang
penggila baca. Bahkan beliau masih sempat untuk belajar ketika sedang berada
didalam penjara sempit yang bau, sumpek, dan gelap. Berbeda dengan sekarang,
semua fasilitas sudah menunjang kita untuk menuntut ilmu. Sekolah menjamur
dimana-mana, Bantuan dari pemerintah kita dapatkan, akses internet mudah dan
murah. Apalagi coba yang kurang?
Namun sayangnya dengan semua
kemewahan yang kita dapatkan ini banyak dari kita yang tak bersyukur dengan
malas belajar, sering bolos, tak mendengarkan penjelasan guru, sering tidur
saat jam pelajaran (nak pondok banget), dll. Tak usah cari-cari siapakah orang
itu. Lihatlah diri kita sendiri. Apakah kita termasuk orang tersebut?
Akupun merasa demikian. Kalau boleh
curhat, dikelas aku memiliki teman yang terkenal dengan tukang tidur. Pada jam
pelajaran pertama saja kantuk sudah datang menghampirinya, beruntung dia selalu
dibangunkan oleh teman dekatnya. Bukannya malas, sebenarnya dia juga tak ingin
begini. Namun godaan setan terasa begitu berat baginya.
Kenapa bisa terjadi? Bisa jadi
karena kurangnya rasa syukur kita, tak adanya niat yang kuat dalam belajar, dan
membuat kita jadi tak semangat dalam belajar. Cobalah kita renungkan. Saat kita
tidur di dalam kelas atau bolos belajar, orang tua kita disana sedang bekerja
kerqas membanting tulang agar dapat menyekolahkan kita. Namun apa yang mereka
dapatkan? Disaat kita ditanya apa yang telah kita pelajari di sekolah, kita
hanya bisa menggeleng tidak tahu.
Sungguh merugilah kita jika menjadi
orang yang seperti itu. Banyak teman kita disana yang ingin sekolah tapi
tersangkut biaya yang membuatnya tak berdaya. Terlambat lebih baik dari pada tidak
sama sekali. Karena menuntut ilmu itu penting sekali. Seperti menanam pohon
yang hasilnya baru kita rasakan saat lima atau sepuluh tahun lamanya. Mustahil kta
dapat merasakan buah yang bibitnya baru kita tanam kemarin.
Berdayung dayung kehulu
Berenang renang ketepian
Bersusah susah dahulu
Bersenang senag ketepian



1 komentar:
amin...smga abis bca ni bisa ada perubahn yg berarti,hanya dg usaha dan hidayah alloh lah semuakan terwujud
Posting Komentar