Hmm,,, ujian semester sebentar
lagi. Muthola’ah, mahfudhot, bulughul maram, dan pelajaran lainnya belum aku
hafal sama sekali. HOW CAN I THROUGH THE EXAMINATION??? That’s a big question
mark that across in my mind. Katanya mau ngejar cita-cita,mana usahanya? Jangan
Cuma mimpi aja tapi gak ada usaha untuk mewujudkannya.
Tapi sebenarnya apa sich mimpiku,
mimpimu, dan mimpi kita semua. Saatku memikirkannya hatiku terasa bimbang (ciee
elah puitis amat neng).
Sebagai seorang remaja jiwaku memang masih sangat labil
dalam memikirkan masa depanku, ingin kemana setelah lulus nanti, ingin jadi apa
aku setelahnya, dll. Aku memiliki banyak keinginan dalam benakku, aku pikir
bahwa apa yang aku inginkan selama ini telah kuperhitungkan dengan matang.
Namun ternyata tidak! Dengan mudahnya orang tuaku menggoyahkan semua
mimpi-mimpi yang telah kubangun selama 2 tahun hanya dengan sebuah diskusi yang
berlangsung selama 20 menit.
Mereka membuatku berpikir lebih
jauh kedalam hal yang tak kuppikrkan selama ini. Dan ku akui bahwa mungkin
selama ini aku egois. Yah aku memang egois dan tak mau mengalah. Sebenarnya
orang tua adalah orang yang supel dan tak kuno-kuno amat. Mereka membebaskanku
untuk menjadi apa yang ku mau dan mereka sadar bahwa zaman telah berubah. Tapi,
ada saat dimana aku merasa bahwa mereka sedikit memaksakan kehendak mereka
secara halus sehingga aku tak menyadari bahwa aku sedang didoktrin dengan
keinginan mereka (serem amat bahasanya).
Tapi, setelah kupikir mereka
melakukan itu semua hanya untuk mencari yang terbaik untukku. Tapi masalahnya
aku masih bingung dengan apa yang kuinginkan saat ini. Karena aku tahu itu akan
sulit bukan karena tak bisa tetapi karena takdirku yang hanya seorang perempuan
dan anak pertama. Terkadang aku berpikir kenapa aku diciptakan sebagai
perempuan bukan lelaki yang bisa bergarak lebih bebas. Tak seperti perempuan
yang walaupun sudah ada kesetaraan gender, tapi seorang perempuan tak bisa
lepas dari kodratnya.
Walaupun begitu aku tetap
bersyukur dengan apa yang kumiliki saat ini. Dan kuharap aku bisa mencapai apa
yang kumimpikan walaupun tercapai dengan cara yang lain. Itu semua adalah
rahasia Allah. Dan rahasia-nya begitu indah sampai kita merasakanya. ^_^



0 komentar:
Posting Komentar